loading…
Pangeran senior Kerajaan Arab Saudi, Turki al-Faisal, sebut hanya Presiden AS Donald Trump yang mampu tekan Israel akhiri perang genosida terhadap Palestina di Jalur Gaza. Foto/SPA
Dalam wawancara dengan program “W News” Al Arabiya English, Kamis (25/9/2025), Pangeran Turki menyebut kampanye militer Israel di Gaza, yang diluncurkan setelah serangan Hamas pada Oktober 2023, sebagai “kasus genosida yang nyata.”
Mantan kepala badan intelijen Kerajaan Arab Saudi itu menyambut baik gelombang pengakuan dunia internasional baru-baru ini terhadap Negara Palestina. “[Kami] mendesak negara-negara tersebut untuk menindaklanjuti dengan melindungi kedaulatan dan kemerdekaan Negara Palestina yang telah mereka akui,” ujarnya.
Baca Juga: Macron Kecam Israel yang Senang Kobarkan Perang Melawan Tetangga-tetangganya
Dia menambahkan bahwa Kerajaan Arab Saudi dan Prancis, yang memimpin upaya diplomatik tersebut, kini harus bekerja sama dengan Washington, yang dia gambarkan sebagai satu-satunya pihak yang mampu memaksa Israel untuk mengubah arah.
Menanggapi klaim Israel bahwa mengakui Negara Palestina sama saja dengan memberi penghargaan kepada Hamas, Pangeran Turki membantah.
