Bersamaan Serah Terima 3.000 Unit, JAECOO Luncurkan Komunitas J5 EVO

Bersamaan Serah Terima 3.000 Unit, JAECOO Luncurkan Komunitas J5 EVO

JAECOO Indonesia resmi mendeklarasikan J5 EVO sebagai komunitas pengguna JAECOO J5 EV pertama di Indonesia. Peresmian komunitas ini dilakukan bertepatan dengan seremoni penyerahan 3.000 unit JAECOO J5 EV kepada konsumen yang digelar di kawasan Pantai Indah Kapuk (PIK), Jakarta, Sabtu (24/01/26).

Kehadiran J5 EVO menandai langkah strategis JAECOO dalam mempererat hubungan jangka panjang dengan para pemilik kendaraan listriknya di Tanah Air.

J5 EVO saat ini telah memiliki lebih dari 350 anggota yang berasal dari berbagai daerah di Indonesia. Komunitas ini terbentuk sejak peluncuran JAECOO J5 EV pada November 2025.

Menariknya, komunitas ini lahir dari inisiatif para pengguna yang ingin memiliki wadah bersama untuk saling berbagi pengalaman, bertukar informasi seputar kendaraan listrik, serta menyampaikan masukan secara langsung kepada JAECOO Indonesia.

Seiring dengan meningkatnya populasi JAECOO J5 EV di Indonesia, komunitas tersebut terus menunjukkan pertumbuhan yang signifikan.

Business Unit Director JAECOO Indonesia, Jim Ma, menegaskan bahwa pembentukan komunitas konsumen merupakan bagian penting dari strategi merek dalam membangun ekosistem kendaraan listrik yang berkelanjutan. Menurutnya, hubungan antara JAECOO dan konsumen tidak berhenti pada proses pembelian kendaraan semata.

“Bagi JAECOO, hubungan dengan konsumen tidak berhenti pada proses serah terima kendaraan. Kami percaya bahwa pengalaman kepemilikan justru dimulai setelah konsumen menerima kendaraan,” ujar Jim Ma pada awak media yang hadir termasuk Mashable Indonesia.

“Kehadiran J5 EVO menjadi ruang berbagi pengalaman, saling belajar, sekaligus jembatan komunikasi dua arah antara konsumen dan JAECOO. Melalui komunitas ini, kami ingin tumbuh bersama para pengguna JAECOO J5 EV dan terus meningkatkan kualitas produk maupun layanan ke depannya,” lanjutnya.

Dari sisi komunitas, Founder J5 EVO, Humam Fokkoreno, menyampaikan bahwa tingginya antusiasme pengguna JAECOO J5 EV mendorong terbentuknya komunitas yang inklusif dan kolaboratif.

Ia menilai kebutuhan akan wadah komunikasi menjadi semakin penting seiring bertambahnya jumlah pemilik kendaraan listrik JAECOO di Indonesia.

“Seiring dengan terus bertambahnya peminat JAECOO J5 EV, kami melihat kebutuhan akan sebuah wadah yang dapat mempertemukan para pengguna dalam satu komunitas yang positif dan kolaboratif,” ungkap Fokkoreno.

“Melalui J5 EVO, kami ingin menghadirkan tempat untuk berbagi informasi, saling membantu, serta membangun komunikasi yang terbuka dan sehat, baik antar anggota komunitas maupun dengan JAECOO Indonesia,” jelasnya lebih lanjut.

Ia juga berharap J5 EVO dapat berkembang menjadi komunitas yang solid dan memberikan manfaat nyata bagi seluruh anggotanya. Ke depan, komunitas ini telah menyiapkan berbagai agenda rutin bulanan, mulai dari sesi berbagi pengalaman, kegiatan kumpul bersama, city drive, road trip, hingga aktivitas luar ruang seperti camping.

Selain itu, J5 EVO juga berencana menggelar kegiatan sosial, termasuk aksi amal dan program edukatif yang melibatkan anggota dari berbagai wilayah, sehingga dampak positif komunitas tidak hanya dirasakan oleh pengguna, tetapi juga masyarakat luas.

Humam menambahkan bahwa karakter JAECOO J5 EV menjadi salah satu faktor utama yang mendorong besarnya minat bergabung dalam komunitas J5 EVO. Kendaraan ini dinilai mampu menjawab kebutuhan mobilitas harian sekaligus mendukung aktivitas komunitas.

“Mobil ini nyaman digunakan sehari-hari, memiliki ruang yang lega untuk keluarga, serta menawarkan efisiensi penggunaan energi dan pengisian daya yang praktis. Itu yang membuat banyak anggota merasa J5 EV cocok untuk aktivitas harian,” ujarnya.

Sebagai SUV listrik pertama JAECOO di pasar Indonesia, JAECOO J5 EV dibekali motor listrik berdaya 155 kW atau setara 208 hp dengan torsi maksimal 288 Nm.

Kendaraan ini diklaim memiliki jarak tempuh hingga 461 kilometer berdasarkan pengujian NEDC, serta didukung fitur DC fast charging yang memungkinkan pengisian daya baterai dari 20 persen ke 80 persen hanya dalam waktu sekitar 28 menit.

Sejalan dengan penguatan komunitas pengguna, JAECOO Indonesia juga menunjukkan komitmen jangka panjang melalui pengembangan jaringan dan layanan purna jual. Perusahaan menargetkan pembukaan hingga 80 dealer di berbagai wilayah Indonesia hingga akhir 2026.

Langkah tersebut dilakukan untuk memastikan setiap konsumen memperoleh pengalaman kepemilikan kendaraan listrik yang nyaman, andal, dan didukung layanan berstandar tinggi di seluruh jaringan JAECOO Indonesia.

Comments

No comments yet. Why don’t you start the discussion?

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *